Research Gap Adalah: Meningkatkan Kualitas Penelitian dengan Mengisi Celah Pengetahuan : gonel.id

Selamat datang di artikel jurnal ini! Kami akan membahas tentang apa itu research gap atau celah pengetahuan dalam penelitian, mengapa penting untuk mengisi celah tersebut, dan bagaimana cara untuk mengidentifikasi research gap tersebut.

Apa Itu Research Gap?

Research gap atau celah pengetahuan adalah kesenjangan antara apa yang telah diketahui atau dipelajari oleh peneliti dengan apa yang masih perlu diketahui atau dipelajari dalam suatu bidang penelitian. Celah tersebut muncul ketika ada perbedaan antara hasil penelitian yang ada dengan apa yang sedang dikaji oleh peneliti saat ini.

Tidak ada bidang penelitian yang dapat menghasilkan hasil yang lengkap, sehingga research gap selalu ada dan menjadi bagian penting dalam setiap penelitian. Memahami research gap membantu peneliti untuk menemukan topik penelitian yang menarik dan relevan serta mengisi celah pengetahuan dalam bidang penelitian tersebut.

Mengapa Research Gap Perlu Diisi?

Mengisi research gap sangat penting karena hal tersebut membantu meningkatkan kualitas penelitian dan memberikan kontribusi pada pengembangan bidang penelitian tertentu. Dalam mengisi research gap, peneliti dapat membawa inovasi baru atau meningkatkan pemahaman terhadap suatu fenomena.

Selain itu, mengisi research gap juga berperan penting dalam pengambilan keputusan dan pembentukan kebijakan di bidang terkait. Hasil penelitian yang memperjelas celah pengetahuan dapat membantu stakeholder dan pembuat kebijakan untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif.

Bagaimana Cara Mengidentifikasi Research Gap?

Mengidentifikasi research gap dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya adalah:

1. Review literatur: Menganalisis literatur yang telah ada dan membandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya untuk menentukan apakah ada research gap yang dapat diisi.

2. Observasi: Melakukan observasi atau pengamatan langsung terhadap suatu fenomena untuk mengidentifikasi apakah ada celah pengetahuan yang belum terungkap.

3. Penelitian pendahuluan: Melakukan penelitian pendahuluan atau eksplorasi untuk mengetahui apakah ada hal yang belum dipelajari dalam suatu bidang.

4. Diskusi dengan ahli: Berdiskusi dengan ahli dalam bidang terkait untuk mencari tahu apakah ada hal yang perlu dipelajari lebih lanjut.

FAQ Seputar Research Gap

Apakah research gap selalu ada dalam setiap penelitian?

Ya, research gap selalu ada dalam setiap penelitian karena tidak ada bidang penelitian yang dapat menghasilkan hasil yang lengkap.

Apa dampak dari mengisi research gap?

Mengisi research gap membantu meningkatkan kualitas penelitian dan memberikan kontribusi pada pengembangan bidang penelitian tertentu. Selain itu, hasil penelitian yang memperjelas celah pengetahuan dapat membantu stakeholder dan pembuat kebijakan untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif.

Apa yang menjadi fokus dalam mengidentifikasi research gap?

Mengidentifikasi research gap mencakup analisis literatur yang telah ada, observasi langsung terhadap suatu fenomena, melakukan penelitian pendahuluan, dan berdiskusi dengan ahli dalam bidang terkait.

Tabel: Perbedaan Antara Research Gap dengan Masalah atau Pernyataan Masalah

Aspek Research Gap Masalah Pernyataan Masalah
Definisi Kesenjangan antara apa yang diketahui dan apa yang perlu diketahui dalam suatu bidang penelitian. Sesuatu yang mengganggu atau membuat tidak nyaman dalam suatu situasi. Pernyataan yang menjelaskan suatu masalah dalam konteks tertentu.
Fokus Menentukan celah pengetahuan dalam bidang tertentu dan bagaimana mengisi celah tersebut. Menemukan solusi terhadap masalah yang ada untuk mengatasi dampak negatifnya. Mendefinisikan atau menjelaskan masalah yang harus diatasi dalam suatu situasi.
Tujuan Meningkatkan kualitas penelitian dan memberikan kontribusi pada pengembangan bidang penelitian tertentu. Menemukan solusi terhadap masalah yang ada untuk mengatasi dampak negatifnya. Mendefinisikan atau menjelaskan masalah yang harus diatasi dalam suatu situasi.

Kesimpulan

Research gap adalah celah pengetahuan dalam penelitian yang perlu diisi untuk meningkatkan kualitas penelitian dan memberikan kontribusi pada pengembangan bidang penelitian tertentu. Mengidentifikasi research gap dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti analisis literatur, observasi langsung, penelitian pendahuluan, dan berdiskusi dengan ahli dalam bidang terkait. Dalam mengisi research gap, peneliti dapat membawa inovasi baru atau meningkatkan pemahaman terhadap suatu fenomena. Kami harap artikel ini dapat memberikan pemahaman yang jelas tentang apa itu research gap dan bagaimana cara mengisi celah pengetahuan tersebut. Terima kasih telah membaca artikel jurnal ini!

Sumber :